Food for Healthy

Home » My Diary » Operasi Perlindungan terhadap Konsumen

Operasi Perlindungan terhadap Konsumen

Ceritanya kemarin diminta bantu tugas Sie.Pemdik untuk melakukan operasi pangan kadaluwarsa. Sekitar 12 orang terlibat dalam operasi yang cukup mendadak ini. Saya dapat kebagian tugas untuk menyisir warung-warung di sekitar jalan utama trans Kalimantan, jalan Cilik Riwut. Pertama kali terjun ke masyarakat terasa sedikit stress juga. Apalagi disaat sedang menjalankan ibadah puasa. Makin tertantang saja untuk menakhlukannya.
Hm, pertama dimasuki hanya sebuah warung kelontong berukuran 4×6 m. Beruntung si pemilik warung tidak diketahui menjual produk-produk pangan yang telah kadaluwarsa. Maka kami lanjutkan operasi selanjutnya ke warung sebelah. Dan ternyata ditemukan beberapa produk minuman jelly yang telah kadaluwarsa, namun tetap terpasang dangan jelasnya di bagian depan warung. Untung saja kondisinya yang telah berdebu, jadi tidak begitu menarik bagi anak-anak untuk mengambilnya.
Berikutnya kami temukan lagi beberapa produk susu serbuk dan makanan ringan yang telah kadaluwarsa, namun tetap saja dipajang oleh pemilik warung. Selain itu, ditemukan juga beberapa keping obat keras yang dijual bebas. Langsung saja kami tawarkan untuk dimusnahkan segera atau biar si pemilik warung yang memusnahkannya? Dengan dalih bahwa sesekali juga diperlukan sebagai konsumsi pribadi, maka kami menyetujui untuk menyerahkan kepada pemilik warung memusnahkan sendiri.
Penyisiran kami lanjutkan dengan memasuki kurang lebih sebanyak 23 titik hingga siang hari tiba dengan cuaca yang sangat teriknya. Hmm, hampir saja tubuh ini tidak kuat menahan haus dan dahaganya berpuasa sambil bekerja di lapangan. Bagaimana dengan orang-orang yang tiap harinya harus bekerja di pasar, di jalan2, di tempat bangunan…? Cukup saya saja yang merasakannya.
Melanjutkan perbincangan tentang usaha perlindungan kepada masyarakat, saya kira dengan melakukan operasi semacam ini, belum cukup menjamin keamanan terhadap masyarakat dari produk2 pangan dan obat-obatan termasuk kosmetik yang berbahaya. Perlu dilakukan sosialisasi secara lebih masih kepada masyarakat tentang pentingnya keamanan pangan maupun obat2an.Meski dalam hati kecil saya berkata “Kalau hanya untuk mengecek apakah produk ini sudah kadaluwarsa atau belum, saya kira sudah banyak yang bisa melakukannya…” Tapi apa iya demikian mudahnya, barangkali masih ada para oknum yang masih bandel tidak mau rugi, sehingga produk2 yang telah kadaluwarsa tetap saja dipajang semenarik mungkin, sehingga konsumen terkelabuinya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: